Inilah 13 Sosok Mahkluk Mitologi Berwajah Anggun Paling Berbahaya Dan Mematikan

Berulang kali telah dijelaskan bahwa di dunia ini beredar luas beberapa mitos dan misteri menyeramkan dan terkadang tak masuk logika tapi anehnya justru tetap saja dipercaya oleh sebagian orang. 
Berikut yaitu mahluk mahluk mitologi atau legenda (mitos) yang diklaim mempunyai wajah yang manis yang sebagian besar mereka gunakan untuk memikat demi memangsa manusia. 

1. Lilith
Merupakan iblis betina berasal dari Babilonia yang suka mencuri bawah umur manusia. Orang-orang Ibrani mengadopsi ini dan menganggap Lilith yaitu istri pertama Adam yang sama-sama diciptakan dari tanah. 
Karena sama-sama dari tanah, Lilith menganggap posisinya setara dengan Adam. Adam menolak persamaan ini, dan Tuhan membuang Lilith jauh dari surga. Lilith bertemu dengan Lucifer dan dari hasil penyatuannya lahirlah jutaan iblis-iblis penggoda manusia. 
2. Harpies
Dalam mitologi yunani diceritakan bahwa Harpy yaitu binatang bersayap yang mempunyai badan ibarat burung elang dan berkepala wanita. 
Dalam legenda disebutkan Harpy suka mencuri badan orang mati, mengembangkan anyir bau dan meracuni makanan di desa – desa yang dilewatinya.
3. Siren
Dalam mitologi Yunani, Siren atau “Seirenes” yaitu makhluk legendaris, termasuk kaum Naiad (salah satu kaum nimfa yang hidup di air) yang hidup di lautan. 
Konon, mereka tinggal di sebuah pulau yang berjulukan Sirenum Scopuli, atau berdasarkan beberapa tradisi berbeda mereka tinggal di tanjung Pelorum, pulau Anthemusa, pulau Sirenusian akrab Paistum, atau di Capreae, yang mana semuanya yaitu tempat-tempat yang dikelilingi oleh watu karang dan tebing. 
4. Dziwozona
Dziwozona atau Mamuna yaitu Gadis Iblis Rawa dalam mitologi Slavia dikenal sebagai jahat dan berbahaya. Paling berisiko menjadi salah satu Iblis sehabis kematian yang dianggap Di Bunuh Seperti pembantu, Gadis gres mau menikah, Gadis hamil yang mati sebelum melahirkan, serta bawah umur terlantar. 
Kadang-kadang mereka membawa keluar Pria-Pria muda untuk menjadi suami mereka. Para Dziwozona mempunyai payudara besar yang mereka gunakan untuk menyerang dan membunuh. 
5. Alkonost
Mahkluk menyeramkan ini merupakan burung legendaris dalam mitologi Slavia.Memiliki badan seekor burung dengan kepala dan dada seorang wanita. Nama Alkonost berasal dari nama Alcyone demi-dewi Yunani diubah oleh tuhan menjadi sebuah pekakak. Alkonost bertelur di laut-pantai lalu menempatkan mereka ke dalam air. Laut tersebut lalu damai Beberapa hari dan hari ke enam atau ke tujuh di mana titik telur menetas, membawa angin kencang yang sangat mematikan. 
Alkonost tinggal di Nirvana namun masuk ke dalam dunia kita untuk memberikan pesan. Saat Alkonost menyanyi, suaranya sangatlah Indah dan siapa pun mendengar bunyi itu sanggup melupakan semuanya. Mereka menyanyikan lagu-lagu memikat hati yang menciptakan para pelayar yang mendengarnya menjadi terbuai sehingga kapal mereka menabrak karang dan tenggelam. Di indonesia juga disinyalir keberadaan mahluk ini, sama-sama pinter nyanyi namun sama sekali nggak mematikan, namanya niscaya sudah Kamu tahu yaitu Siren Sungkan!! 
6. Arachne
Arachne yaitu seorang penenun Terbaik, Tersopan dan ter-ramah di Hypaepa, sebuah kota di Lydia. banyak kebanggaan yg diberikan kepadanya, itu semua mensugesti Sifatnya dan kesannya Arachne menjadi begitu sombong. Keterampilan sebagai seorang penenun yang ia mulai mengklaim bahwa keahliannya yaitu lebih besar dari Athena, dewi kecerdikan dan perang serta seni menenun.
Athena sangat marah, sehabis Kesombonganya itu melampaui Batas dan kesannya dewi Athena merubah Arachne menjadi laba-laba. Karena Itu Arachne Berarti “laba-laba” dalam bahasa yunani. Cerita ini menawarkan bahwa asal-usul tenun terletak pada tiruan dari laba-laba dan yang dianggap telah disempurnakan pertama di Asia. 
7. Succubus
Sementara di dalam legenda kurun pertengahan di Barat, succubus (plural succubi) atau succuba (plural succubae) yaitu setan yang mengambil bentuk perempuan manis untuk merayu laki-laki (terutama pendeta) dalam mimpi untuk melaksanakan hubungan seksual. 
Mereka mengambil energi dari laki-laki untuk bertahan, hingga titik kelelahan atau kematian korban. 
8. Empousa
Ini yaitu monster anak buah Hekate di dunia bawah. Dia sering dikelompokkan bersama makhluk-makhluk dunia bawah ibarat Lamia dan Mormo. Empousa yaitu perempuan manis anak dari dewi Hekate dan Mormo. Dia menghisap darah laki-laki saat mereka sedang tertidur. 
Empousa digambarkan menggunakan sandal dari kuningan dan mempunyai rambut api. Dalam perkembangan selanjutnya, Empousa dikenal sebagai makhluk yang dikirm oleh Hekate untuk berjaga di tepi jalan dan menelan orang yang lewat. Menurut Filostratos, Empousa berlari, bersembunyi dan meneriakkan kata-kata hinaan. 
9. Medusa
Medusa pada awalnya yaitu seorang perawan manis dan merupakan pendeta perempuan di kuil milik Athena. Namun suatu saat ia diperkosa oleh Poseidon di dalam kuil Athena. 
Hal ini menciptakan Athena marah, lalu ia pun mengubah rambut Medusa menjadi ular dan mengutuk Medusa sehingga siapapun yang melihat matanya, akan menjadi batu. 
10. Hamadriad
Sosok menyeramkan ini merupakan makhluk supernatural yang tinggal di pepohonan dalam mitologi Yunani. Mereka yaitu golongan khusus kaum Nimfa. Hamadriad lahir di pepohonan khusus dan mempunyai hubungan yang sangat erat dengan pohon yang menjadi daerah tinggalnya. 
Jika pohon yang didiaminya mati, maka ia akan ikut mati. Karena itu, Driad dan para tuhan akan menghukum siapa saja yang menyakiti pepohonan.. GO GREEN!!! 
11. Ekidhna
Ekhidna yaitu Drakaina dalam mitologi Yunani. Namanya berarti “wanita ular”. Ekhidna disebut sebagai “Ibu dari Semua Monster”. Ekhidna bersarang di sebuah gua yang disebut Arima. Hesiodos menggambarkan Ekhidna sebagai monster raksasa yang bersama pasangannya, Tiphoeus atau Tifon, melahirkan banyak sekali monster mengerikan di mitologi Yunani. 
Ekhidna kemungkinan yaitu keturunan dari Tartaros dan Gaia, atau Keto dan Forkis. Tubuh bab atasnya yaitu perempuan tapi bab bawahnya yaitu ular. Ekhidna juga sering digambarkan bersayap atau mempunyai dua ekor. Suatu hari, Ekhidna dan pasangannya menyerang dewa-dewa Olimpus, Zeus mengalahkan mereka dan mengurung Tifon di bawah Gunung Etna. Namun, Zeus membiarkan Ekhidna dan anak-anaknya tetap hidup sebagai tantangan untuk para pahlawan. Ekhidna yaitu monster yang awet muda namun tidak abadi. Ekhidna mati dibunuh oleh raksasa bermata seratus, Argus Panoptes. 
12. Lamia
Ini yaitu monster setengah ular yang suka memakan bayi. Lamia awalnya yaitu seorang ratu Libya yang cantik, tetapi ia dimurkai oleh Hera. Menurut Diodoros Sikolos, Lamia terlahir sebagai perempuan yang manis anak dari raja Belos dari Mesir dan sebagai cucu Poseidon dan Lybie. 
Konon sehabis kematian ayahnya, ia menjadi ratu Libya Lamia disukai oleh Zeus dan mereka pun melaksanakan hubungan cinta. Lamia melahirkan beberapa anak dari hubungan tersebut. Hera mengetahui hal tersebut dan membunuh semua anak Lamia. Lamia menjadi gila alasannya anak-anaknya mati dan lalu mulai memakan bawah umur orang lain. Lama-kelamaan ia berkembang menjadi monster. 
13. Sphinx
Dipercaya sebagai makhluk mitos dengan badan singa dan kepala manusia. Sphinx, dalam tradisi Yunani, mempunyai paha singa, sayap seekor burung besar, dan wajah dan payudara seorang wanita. Dia yaitu berbahaya dan kejam, mereka yang tidak sanggup menjawab teka-teki nya mengalami nasib yang khas dalam dongeng mitologis ibarat mereka melahap utuh dan mentah, dimakan oleh rakasa kelaparan. 
Berbeda dengan sphinx Yunani yang perempuan, sphinx Mesir biasanya digambarkan sebagai seorang laki-laki (androsphinx). Selain itu, sphinx Mesir dipandang sebagai bahagia memberi kontras dengan versi Yunani jahat dan dianggap sebagai wali sering mengapit pintu masuk ke kuil.
Teka Teki Sphinx yaitu Apa yang Berjalan menggunakan empat kaki di pagi hari, dengan dua kaki pada siang hari, dan pada tiga kaki di malam hari? 
Jawaban Teka-Teki Sphinx:
Seorang Manusia, Manusia merangkak Sewaktu bayi Menggunakan 2 kaki dan 2 tangan menjadi Empat alat berjalan, berjalan dengan dua kaki sebagai orang dewasa, dan berjalan dengan tongkat di usia tua.. 2 kaki, 1 tongkat = 3. Tentu saja, pagi siang, dan malam yaitu metafora untuk waktu dalam (seseorang) hidup. Metafora ibarat ini yaitu umum di teka-teki. Odisseus memecahkan teka-teki dari Sphinx, dan Sphinx hancur sendiri. 

sumber: http://unik-aneh-seru.blogspot.com/

Komentar